Bulan suci Ramadan menjadi momentum istimewa bagi keluarga besar SMAN 2 Lambu. Tidak hanya sebagai bulan peningkatan ibadah secara personal, Ramadan juga dimaknai sebagai ruang pembentukan karakter dan penguatan budaya religius sekolah. Melalui program bertajuk “Full Ibadah Mode On”, SMAN 2 Lambu menghadirkan rangkaian kegiatan keagamaan yang intens, terstruktur, dan berkelanjutan sepanjang bulan Ramadan.
Sejak awal Ramadan, suasana sekolah terasa berbeda. Aktivitas belajar mengajar tetap berjalan sebagaimana mestinya, namun diawali dengan sentuhan spiritual yang menyejukkan. Pada 20 menit pertama di jam pelajaran pertama, seluruh siswa melaksanakan tadarus Al-Qur’an di kelas masing-masing. Kegiatan ini didampingi langsung oleh guru mata pelajaran pada jam pertama atau wali kelas, sehingga tidak hanya menjadi rutinitas membaca, tetapi juga ruang pembinaan, pengawasan, dan refleksi nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Program tadarus ini dirancang secara sistematis dan kontinyu. Setiap kelas memiliki target bacaan yang terukur, sehingga dalam satu bulan Ramadan siswa tidak hanya meningkatkan kuantitas bacaan, tetapi juga kualitas pemahaman. Guru berperan aktif membimbing pelafalan, tajwid, serta memberikan motivasi agar siswa semakin mencintai Al-Qur’an. Suasana kelas pun terasa lebih tenang, penuh kekhusyukan, dan membangun energi positif sebelum memasuki materi pembelajaran inti.
Tidak berhenti pada tadarus pagi, semangat kebersamaan dan religiusitas juga diwujudkan melalui pelaksanaan sholat Dzuhur berjamaah di sekolah secara rutin. Seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan berpartisipasi dalam ibadah ini sebagai bentuk penguatan ukhuwah dan disiplin spiritual. Sholat berjamaah menjadi simbol kesetaraan, kebersamaan, serta komitmen bersama dalam membangun budaya sekolah yang berlandaskan nilai-nilai keimanan.
Melalui intensitas kegiatan keagamaan ini, SMAN 2 Lambu menunjukkan keseriusannya dalam mengintegrasikan pendidikan karakter dengan proses akademik. Ramadan bukan sekadar agenda tahunan, melainkan strategi pembinaan moral dan spiritual yang terencana. Sekolah berupaya maksimal memaksimalkan kegiatan keagamaan agar siswa tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga kokoh dalam akhlak dan kepribadian.
Program Ramadan ini juga menjadi bagian dari upaya promosi positif sekolah. SMAN 2 Lambu ingin menegaskan identitasnya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan generasi beriman, berakhlak mulia, disiplin, dan bertanggung jawab. Orang tua dan masyarakat dapat melihat bahwa lingkungan sekolah mendukung pertumbuhan spiritual anak secara nyata dan berkesinambungan.
Dengan semangat “Full Ibadah Mode On”, Ramadan di SMAN 2 Lambu menjadi bukti bahwa sekolah mampu menghadirkan harmoni antara ilmu dan iman. Intensitas kegiatan keagamaan yang terstruktur, didampingi guru, serta dilaksanakan secara konsisten menjadi fondasi kuat dalam membentuk karakter siswa yang unggul secara intelektual dan spiritual.
SMAN 2 Lambu tidak hanya mendidik untuk hari ini, tetapi juga membangun generasi masa depan yang berilmu, beriman, dan berintegritas.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar