SMAN 2 Lambu terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui sebuah inovasi internal bertajuk Program Guru Belajar. Program ini merupakan inisiatif langsung dari Kepala SMAN 2 Lambu, Bapak Masyhudin, M.Pd, bersama Wakil Kepala Sekolah Urusan Kurikulum, sebagai bentuk kesadaran bersama bahwa peningkatan mutu pendidikan harus dimulai dari penguatan kompetensi guru secara berkelanjutan.
Program Guru Belajar dirancang sebagai ruang kolaboratif bagi seluruh guru yang tergabung dalam MGMP Sekolah. Berbeda dengan kegiatan pelatihan yang bersifat formal dan insidental, Guru Belajar hadir sebagai program kontinyu, terstruktur, dan berbasis kebutuhan nyata guru di kelas.
Keunikan Program Guru Belajar
Keunikan utama Program Guru Belajar terletak pada pendekatannya yang berangkat dari praktik nyata pembelajaran, bukan semata-mata teori. Guru tidak diposisikan sebagai peserta pasif, melainkan sebagai pembelajar aktif sekaligus narasumber bagi rekan sejawatnya. Setiap guru memiliki kesempatan untuk berbagi pengalaman, kendala, strategi, hingga praktik baik (best practice) yang telah diterapkan di kelas masing-masing.
Program ini juga menumbuhkan budaya belajar bersama dan refleksi kolektif. Guru tidak lagi bekerja secara individual, tetapi saling menguatkan melalui diskusi terbuka dan konstruktif. Dengan demikian, Guru Belajar menjadi wahana pengembangan profesional guru yang lebih humanis, kontekstual, dan relevan dengan kebutuhan sekolah.
Pelaksanaan Rutin dan Sistematis
Guru Belajar dilaksanakan satu kali dalam seminggu sesuai jadwal yang telah disepakati bersama. Setiap pertemuan dilaksanakan secara terencana dan wajib dilaporkan, sehingga program ini memiliki dokumentasi dan jejak pengembangan yang jelas.
Dalam setiap sesi Guru Belajar, terdapat beberapa kegiatan inti, antara lain:
- Diskusi Teman SejawatGuru saling berbagi pengalaman pembelajaran, termasuk tantangan yang dihadapi di kelas, karakteristik peserta didik, serta solusi yang telah dicoba. Diskusi ini menjadi ruang aman bagi guru untuk belajar tanpa rasa sungkan atau takut dinilai.
- Diskusi Materi PembelajaranGuru mendiskusikan materi pelajaran, khususnya pada kompetensi yang dianggap sulit atau membutuhkan pendekatan khusus. Diskusi ini membantu guru menyamakan persepsi, memperdalam pemahaman konsep, serta merancang pembelajaran yang lebih efektif.
- Pembahasan Metode dan Media PembelajaranGuru belajar bersama terkait metode pembelajaran inovatif, penggunaan media pembelajaran, pemanfaatan teknologi, serta strategi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Guru juga saling merekomendasikan media dan metode yang terbukti efektif di kelas.
- Refleksi dan Tindak LanjutSetiap kegiatan Guru Belajar diakhiri dengan refleksi dan rencana tindak lanjut yang akan diterapkan dalam pembelajaran di kelas. Hasil refleksi ini menjadi bahan evaluasi pada pertemuan berikutnya.
Dampak Positif bagi Budaya Sekolah
Program Guru Belajar tidak hanya berdampak pada peningkatan kompetensi individu guru, tetapi juga membangun budaya sekolah yang kolaboratif dan reflektif. Guru menjadi lebih terbuka terhadap perubahan, lebih adaptif terhadap perkembangan kurikulum, serta lebih siap menghadapi dinamika pembelajaran di era saat ini.
Melalui program ini, SMAN 2 Lambu menegaskan bahwa sekolah adalah organisasi pembelajar, di mana seluruh warga sekolah, khususnya guru, terus bertumbuh dan berkembang bersama. Inisiatif ini sejalan dengan semangat merdeka belajar yang menempatkan guru sebagai pembelajar sepanjang hayat.
Komitmen Berkelanjutan
Kepala SMAN 2 Lambu, Bapak Masyhudin, M.Pd, menegaskan bahwa Program Guru Belajar akan terus dikembangkan dan disempurnakan sesuai kebutuhan sekolah. Dukungan penuh dari pimpinan sekolah dan partisipasi aktif seluruh guru menjadi kunci keberhasilan program ini.
Dengan adanya Program Guru Belajar, diharapkan kualitas pembelajaran di SMAN 2 Lambu semakin meningkat, berdampak langsung pada peningkatan hasil belajar peserta didik, serta memperkuat peran guru sebagai agen perubahan dalam dunia pendidikan.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar